Langsung ke konten utama

Panser Biru Sumbang Pemain PSIS

Panser Biru yang merupakan Kelompok suporter PSIS Semarang memberikan sumbangan hasil penjualan tiket laga amal kepada penggawa Mahesa Jenar di Stadion Jatidiri kemarin. Laga amal ini mempertemukan PSIS, Panser, dan SIWO Jateng. Laga amal tersebut memang dimaksudkan untuk mencari dana. Panser menghadirkan legenda hidup PSIS Tugiyo di laga amal itu. Walau sudah bertubuh tambun, kegesitan Tugiyo masih belum luntur, dan turut mencetak gol saat mengalahkan SIWO.

Ketua Panitia Ferry Opel menuturkan, tiket terjual 1.400 lembar dengan total pendapatan Rp7.036.500. Sementara sumbangan dari jajaran Muspida terkumpul Rp9 juta. Namun, biaya operasional yang mencapai Rp9 juta, membuat pemain PSIS hanya mendapatkan sumbangan dari penjualan tiket.“Tiket kami jual per lembarnya Rp 5.000. Tapi ada beberapa pemain yang membayar lebih,” ucap Ferry.

Kegiatan ini juga diwarnai peluncuran jersey PSIS yang awalnya akan dipakai di Divisi Utama Liga Indonesia 2015. Kendati Divisi Utama tidak bergulir, jersey ini akan digunakan saat PSIS menjalani turnamen Piala Polda Jateng 2015.

Postingan populer dari blog ini

Agen Sbobet : Millner Siap Pensiun

James Millner mengisyaratkan bakal mengakhiri kiprahnya bersama timnas Inggris usaia gelaran euro 2016. Agen sbobet memberitakan dimana James Milner yang waktu itu hanya duduk di bangku cadang saat Inggris menaklukkan Jerman 3-2 di Olympiastadion menyaksikan rekan-rekannya yang lebih muda beraksi pada laga persahabatan sempat mengungkapkan keinginannya untuk pensiun dari ajang iternasional. Gelandang berusia 30 tahun itu hanya tampil selama tiga menit dalam kampanye The Three Lions yang buruk di gelaran Euro 2016 kemarin. Merasa tidak senang dengan menit bermainnya di level internasional, Milner, yang mengoleksi 61 caps , menyampaikan kepada agen sbobet akan membahas masa depannya dengan manajer anyar Sam Allardyce. “Saya harus berbicara dengan Sam mengenai itu. Di usia saya, ikut bepergian (dengan timnas) dan tidak bermain adalah hal yang tidak bagus untuk diri saya dan klub saya. Bagi pemain muda, ikut bepergian dan mendapatkan pengalaman mencicipi turnamen terbilang b...

judi bola online : Pensiun Lionel Messi Tidak Rugikan Barcelona

Jika kebanyakan orang meminta Lionel Messi membatalkan pensiun dari timnas Argentina, namun kali ini pandangan berbeda diutakan Luis Enrique, pelatih La Pulga di Barcelona. Ia menilai keputusan Si Kutu bakal menguntungkan Blaugrana karena dia bakal lebih fokus bersama barcelona. Setelah sering dihujat kritik lantaran dianggap setengah hati membela timnas, peraih lima trofi Ballon d’Or ini membuat pecinta sepakbola terkejut dengan keputusan gantung sepatu di tingkat internasional setelah Albiceleste menelan kekalahan ketiga beruntun di laga final, kalah dari Cile di Copa America Centenario musim panas lalu. Telah diberitakan judi bola online bahwa Messi sendiri gagal mengeksekusi penalti yang menjadi penambah luka setelah kalah di laga puncak Piala Dunia 2014 dan Copa America 2015, sehingga situasi ini mendorongnya mengumumkan untuk tidak akan membela negaranya lagi karena dia merasa tidak bisa berbuat apa-apa untuk negara tercintanya. Pasca pernyataan mengeju...

Hadapi MU di Final Piala FA Crystal Palace Wilfried Zaha Perpacu Dengan Waktu

Untuk menghadapi Mu pemain sayap Crystal Palace Wilfried Zaha akan absen pada pertandingan Liga Inggris Sabtu melawan Stoke City karena ototnya terkilir, dan ia berpacu dengan waktu untuk dapat bugar agar dapat tampil di final Piala FA melawan Manchester United. Dia berusaha untuk istirahat dan dapat memulihkan kondisi tersebut dengan cepat agar dapat mendukung klub menghadapi MU. Palace berada di peringkat ke-16 di klasemen Liga Inggris dengan koleksi 39 angka, dan berniat untuk menghindari kekalahan beruntun ketiga ketika menghadapi Stoke, di mana kemenangan akan secara matematis mengamankan pasukan Pardew dari ancaman degradasi dengan satu pertandingan tersisa. Lee mengatakan bahwa Pardew "terlalu cepat panas dalam beberapa pertandingan" dan mengklaim dalam wawancara dengan Sports Seoul bahwa pelatihnya "lupa berapa banyak pemain cadangan yang ia miliki." Dan kesalahannya terlalu mengabaikan kondisi tersebut.